Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sambil melakukan ketukan ringan tersebut, para siswa mengucapkan kalimat afirmasi untuk melepaskan berbagai emosi negatif seperti rasa sedih, marah, kecewa, benci, hingga rasa malas belajar.
Suasana menjadi semakin khidmat ketika peserta diminta menutup mata, memusatkan perhatian pada diri sendiri, serta menanamkan sugesti positif untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih disiplin, dan lebih patuh kepada orang tua.
Peserta Mengaku Lebih Tenang dan Bersemangat
Pendekatan humanis yang dilakukan Polres Ende mendapat respons positif dari seluruh peserta. Berdasarkan wawancara usai kegiatan, para siswa mengaku merasakan perubahan emosional yang cukup signifikan setelah mengikuti terapi.
“Saya merasa lebih semangat dan jauh lebih baik,” ungkap salah seorang siswa.
Peserta lainnya juga mengaku memperoleh manfaat yang langsung dirasakan setelah sesi terapi berakhir.
“Bagi saya pribadi, rasanya menjadi lebih tenang dan lebih baik setelah mempraktikkan teknik tadi,” ujarnya.
Seluruh peserta mengaku rasa penat yang sebelumnya dirasakan berkurang dan digantikan oleh energi positif serta semangat baru untuk melanjutkan aktivitas PKL.
Wujud Kepedulian Polri terhadap Generasi Penerus
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Inisiatif Polres Ende ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai institusi yang peduli terhadap kesehatan mental dan tumbuh kembang generasi muda.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan