Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami pergerakan bervariasi pada Senin (22/6/2026).
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia per pukul 08.30 WIB, beberapa komoditas mengalami kenaikan, sementara sebagian lainnya justru turun dibandingkan hari sebelumnya.
Pada kelompok bumbu dapur, harga bawang merah turun 2,45 persen menjadi Rp53.650 per kilogram. Sebaliknya, bawang putih mengalami kenaikan 1,09 persen menjadi Rp43.100 per kilogram.
Harga Beras Cenderung Stabil
Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah I masih bertahan di level Rp14.650 per kilogram. Sementara beras kualitas bawah II naik 0,69 persen menjadi Rp14.600 per kilogram.
Beras kualitas medium I tercatat naik 0,31 persen menjadi Rp16.300 per kilogram. Sedangkan beras kualitas medium II tetap stabil di harga Rp16.100 per kilogram.
Adapun beras kualitas super I masih bertahan di Rp17.550 per kilogram. Sementara beras kualitas super II mengalami kenaikan tipis sebesar 0,29 persen menjadi Rp17.100 per kilogram.
Harga Cabai Beragam, Cabai Rawit Merah Tembus Rp76.300
Pada kelompok cabai, harga cabai merah besar turun 2,37 persen menjadi Rp57.700 per kilogram.
Sementara itu, cabai merah keriting naik 0,18 persen menjadi Rp55.500 per kilogram. Harga cabai rawit hijau juga meningkat 0,55 persen menjadi Rp54.950 per kilogram.
Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai rawit merah yang naik 0,73 persen menjadi Rp76.300 per kilogram.
Daging Sapi dan Minyak Goreng Kemasan Mengalami Kenaikan
Harga daging ayam ras segar naik tipis 0,13 persen menjadi Rp37.100 per kilogram.
Untuk daging sapi kualitas I tercatat naik 0,17 persen menjadi Rp149.300 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II naik 0,32 persen menjadi Rp140.500 per kilogram.
Harga gula pasir kualitas premium masih bertahan di Rp20.300 per kilogram. Begitu pula gula pasir lokal yang tetap berada di angka Rp19.100 per kilogram.
Sementara itu, minyak goreng curah stabil di harga Rp20.600 per liter. Namun, minyak goreng kemasan bermerek I naik 0,21 persen menjadi Rp24.200 per liter.
Harga minyak goreng kemasan bermerek II juga mengalami kenaikan sebesar 0,21 persen menjadi Rp23.350 per liter.
Di sisi lain, harga telur ayam ras segar turun 0,33 persen menjadi Rp29.950 per kilogram.
Pergerakan harga komoditas pangan tersebut menjadi indikator penting bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam memantau perkembangan inflasi serta kebutuhan pokok sehari-hari. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan