Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sementara pencapaian paling mengesankan datang pada Piala Dunia 1954 di Swiss ketika Austria meraih peringkat ketiga usai mengalahkan Uruguay pada perebutan tempat ketiga.
Namun setelah tampil di Piala Dunia 1998 di Prancis dan tersingkir di fase grup, Austria harus menunggu cukup lama untuk kembali ke panggung sepak bola terbesar dunia.
Ralf Rangnick Bawa Identitas Baru
Sejak ditunjuk sebagai pelatih Timnas Austria pada April 2022, Ralf Rangnick langsung membawa perubahan besar.
Pelatih asal Jerman itu dikenal sebagai pengusung filosofi gegenpressing yang mengandalkan tekanan agresif, intensitas tinggi dan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.
Gaya permainan tersebut membuat Austria tampil lebih dinamis dan sulit dihadapi lawan.
Sebelum menangani Austria, Rangnick sukses membangun identitas permainan modern di klub-klub seperti RB Leipzig dan Hoffenheim.
Di bawah kepemimpinannya, Austria kini tampil lebih terorganisir dan kompetitif di turnamen besar.
David Alaba jadi Andalan
Kapten tim David Alaba masih menjadi sosok sentral dalam skuad Austria.
Pemain yang dikenal serbabisa itu membawa pengalaman besar dari level tertinggi sepak bola Eropa dan menjadi pemimpin penting di lapangan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan