Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Saya ajak kita semua untuk selalu memeriksa kondisi kelistrikan di tempat masing-masing sehingga kejadian seperti hari ini tidak terjadi lagi. Saya minta kita semua memperhatikan kondisi kelistrikan dengan baik supaya bisa diantisipasi sejak awal,” katanya.
Untuk diketahui, kebakaran Panti Asuhan Holy Angle diduga dipicu korsleting listrik itu pertama kali muncul dari meteran listrik sebelum api dengan cepat menjalar ke kamar paling depan panti asuhan. Kobaran api menghanguskan hampir seluruh barang di dalam bangunan panti. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Hingga saat ini, pemerintah daerah masih melakukan pendataan dampak kebakaran serta kebutuhan lanjutan bagi penghuni Panti Asuhan Guardian Holy Angel Katolik. (rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan