ULN pemerintah didominasi oleh utang jangka panjang dengan porsi mencapai 99,98 persen dari total utang pemerintah.

Sementara itu, peningkatan ULN Bank Indonesia didorong oleh meningkatnya kepemilikan non-residen terhadap instrumen moneter BI, sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global.

ULN Swasta Justru Menurun

Berbeda dengan sektor publik, ULN swasta pada Februari 2026 tercatat sebesar USD193,7 miliar atau mengalami penurunan 0,7 persen (yoy). Penurunan ini terjadi baik pada kelompok lembaga keuangan yang turun 2,8 persen maupun perusahaan non-keuangan yang turun 0,2 persen.

Secara sektoral, ULN swasta terbesar berasal dari industri pengolahan, jasa keuangan dan asuransi, pengadaan listrik dan gas, serta sektor pertambangan dan penggalian dengan total pangsa mencapai 80,3 persen.

ULN swasta juga masih didominasi oleh utang jangka panjang dengan porsi sebesar 76,0 persen dari total utang.

Struktur Utang Dinilai Tetap Sehat

Bank Indonesia menilai struktur ULN Indonesia masih berada dalam kondisi sehat. Hal ini tercermin dari rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang sebesar 29,8 persen serta dominasi utang jangka panjang yang mencapai 84,9 persen dari total ULN.