“Zona Integritas adalah tentang membangun budaya kerja yang berintegritas, transparan, dan berorientasi pada pelayanan. Konsistensi seluruh elemen menjadi kunci,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT LLKK Undana, Nixon Rammang, menyampaikan bahwa pengalaman dari Unhas memberikan perspektif baru dalam merancang strategi implementasi yang efektif.

“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan Unhas. Banyak inovasi yang bisa kami adaptasi sesuai dengan karakteristik lingkungan kerja Undana,” katanya.

Iklan

Ia menambahkan, benchmarking ini menjadi langkah penting untuk mempercepat terwujudnya birokrasi yang bersih, akuntabel, dan transparan di lingkungan UPT LLKK Undana.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi pendorong bagi UPT LLKK Undana untuk meraih predikat WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sejalan dengan komitmen transformasi tata kelola berbasis digital dan penguatan kualitas sumber daya manusia.

Melalui sinergi antarperguruan tinggi, Undana terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari praktik korupsi. (*/rnc)