Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Seba, RakyatNTT.ID – Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, menerima kunjungan CEO Institute for Essential Services Reform (IESR) bersama tim di ruang kerjanya, Selasa (21/4/2026).
Pertemuan ini membahas Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 serta peluang kolaborasi dalam pengembangan akses energi terbarukan dan penguatan ekonomi produktif di daerah tersebut.
Dalam audiensi tersebut, dibahas berbagai potensi dan tantangan yang dihadapi Kabupaten Sabu Raijua. Daerah ini diketahui memiliki beragam komoditas unggulan seperti rumput laut, bawang merah, kacang mente, kelapa, gula Sabu, hingga tenun tradisional. Namun, keterbatasan infrastruktur, teknologi, pembiayaan, serta akses energi masih menjadi hambatan utama dalam meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Di sisi lain, Nusa Tenggara Timur memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, termasuk energi surya yang mencapai 338,59 GWp. Potensi ini menjadikan Sabu Raijua sebagai salah satu wilayah strategis dalam implementasi Program NTT NZE 2050.
Program yang diinisiasi IESR tersebut bertujuan mendorong transformasi ekonomi berbasis energi bersih di NTT. Sabu Raijua dipilih sebagai salah satu lokus pelaksanaan, dengan langkah awal berupa penyamaan persepsi antara pemangku kepentingan serta penyusunan target capaian di tingkat daerah.
Wakil Bupati Thobias Uly menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk bersinergi dengan IESR. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah “Sabu Raijua Bangkit, Maju, Sejahtera dan Mandiri”.
“Kami siap menyambut program ini. Pengembangan energi terbarukan tidak hanya untuk elektrifikasi, tetapi juga untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat,” ujarnya.
Audiensi kemudian dilanjutkan di Ruang Vicon Kantor Bupati dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan perangkat daerah, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), serta Kepala PLN Sabu Raijua. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk mendukung implementasi program melalui kebijakan yang tepat serta penguatan sinergi lintas sektor guna mendorong kesejahteraan masyarakat. (*/rnc)
