Di fase penentuan, Qatar menunjukkan mental kuat dengan mengamankan empat poin dari dua laga melawan Oman dan Uni Emirat Arab, yang cukup untuk mengunci tiket ke putaran final.

Evaluasi dari Piala Dunia 2022

Pada debutnya di Piala Dunia 2022, Qatar gagal melaju dari fase grup setelah kalah dari Ekuador, Senegal, dan Belanda. Mereka bahkan tidak mengumpulkan satu poin pun.

Meski demikian, pengalaman menghadapi tim-tim kuat dunia menjadi bekal berharga. Qatar belajar soal intensitas permainan, tekanan, serta kualitas individu lawan.

Gol tunggal yang mereka cetak saat menghadapi Senegal menjadi momen bersejarah, sekaligus bukti bahwa Qatar mampu bersaing dan menciptakan peluang di level tertinggi.

Julen Lopetegui Bawa Perubahan Signifikan

Penunjukan Julen Lopetegui sebagai pelatih pada Mei 2025 membawa dampak instan bagi performa Qatar. Ia sukses mengantar tim lolos ke Piala Dunia 2026 dalam waktu relatif singkat.

Lopetegui dikenal sebagai pelatih berpengalaman yang pernah menangani Timnas Spanyol, Real Madrid, dan Sevilla. Ia juga membawa Sevilla menjuarai Liga Europa 2020.

Di bawah arahannya, permainan Qatar menjadi lebih terorganisir dengan pendekatan taktik yang detail dan disiplin tinggi.

Mohammed Muntari dan Generasi Baru Qatar

Mohammed Muntari tetap menjadi sosok penting dalam skuad Qatar. Ia mencatat sejarah sebagai pencetak gol pertama Qatar di Piala Dunia saat melawan Senegal pada 2022.