Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Selain sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan Paskah, aksi ini juga dimaknai sebagai edukasi toleransi bagi generasi muda, baik dari kalangan remaja masjid maupun pemuda Kristen.
Bendahara Remaja Masjid Nurul Jadid Babau, Syarif Ratuloli, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan kali kedua dilakukan sejak Prosesi Paskah digelar pada tahun sebelumnya.
“Ini adalah aksi kedua kami. Ini bentuk respon spontan dari pengurus dan pemuda masjid untuk ikut menyukseskan kegiatan yang diagendakan Pemerintah Kabupaten Kupang,” jelasnya.
Aksi kebersamaan ini menjadi bukti bahwa semangat toleransi di “Bumi Cendana” tetap hidup dan menjadi kekuatan utama dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman. (rnc04)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

