Ia juga berharap kolaborasi dengan KSP TLM dapat membuka peluang bagi KKMP Manulai II untuk menjadi mitra pemasok bahan baku bagi dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Alak.

“Semoga ke depan kami bisa masuk sebagai mitra SPPG untuk menyuplai kebutuhan dapur MBG,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Ferry Juliantono menegaskan bahwa pemerintah pusat tengah memprioritaskan penguatan ekonomi berbasis masyarakat melalui koperasi desa dan kelurahan Merah Putih.

Ia menilai kolaborasi antara KKMP Manulai II dan KSP TLM Indonesia sebagai langkah strategis yang mampu mendorong lahirnya inovasi produk UMKM lokal.

“Kolaborasi seperti ini sangat baik. KSP TLM bisa berperan dalam memberikan edukasi pengelolaan keuangan mikro kepada koperasi,” jelas Ferry.

Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan sinergi antara koperasi dengan lembaga keuangan mikro guna memperkuat tata kelola dan keberlanjutan usaha masyarakat.

Menanggapi tawaran menjadi anggota luar biasa, Ferry langsung menyatakan kesediaannya dan berkomitmen memberikan simpanan pokok sebesar Rp50 juta.

“Saya siap bergabung dengan KKMP Manulai II, dengan simpanan pokok Rp50 juta,” tegasnya.

Ferry berharap kehadiran KKMP Manulai II dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, sekaligus membantu masyarakat kecil agar lebih berdaya secara ekonomi. (rnc04)