Oelamasi, RakyatNTT.ID Bupati Kupang, Yosef Lede, menghadiri kegiatan kick off program renovasi rumah bagi keluarga rentan yang diselenggarakan oleh Yayasan Habitat for Humanity Indonesia di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Rabu (22/4/2026).

Dalam sambutannya, Yosef Lede menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi Habitat for Humanity Indonesia dalam mendukung penyediaan rumah layak huni di Kabupaten Kupang. Ia menilai kehadiran lembaga tersebut menjadi solusi nyata bagi berbagai persoalan perumahan yang dihadapi masyarakat.

“Kehadiran Habitat menjadi bagian dari solusi konkret terhadap berbagai permasalahan masyarakat, khususnya terkait ketersediaan rumah layak huni,” ujarnya.

Bupati Yosef mengakui bahwa kemampuan pemerintah daerah masih terbatas dalam memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat, termasuk sektor perumahan. Meski demikian, berbagai upaya terus dilakukan melalui APBD, dukungan pemerintah pusat, serta kerja sama dengan berbagai pihak.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan sekitar 7.000 unit rumah, dengan realisasi awal sebanyak 100 unit sebagai bagian dari penanganan masalah perumahan di wilayah tersebut.

“Kami sudah mengusulkan kurang lebih tujuh ribu rumah dan saat ini sudah terealisasi 100 unit. Ini bagian dari upaya kami menjawab berbagai persoalan di Kabupaten Kupang,” jelasnya.

Sebagai daerah yang masuk kategori 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), Kabupaten Kupang terus mendorong berbagai terobosan serta menjalin sinergi dengan kementerian dan lembaga, termasuk mitra seperti Habitat for Humanity Indonesia.

Yosef juga berharap program pembangunan dan renovasi rumah ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Ia mengajak pemerintah kecamatan dan desa untuk berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program di lapangan.

Kepada para penerima manfaat, ia berpesan agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik dan dirawat sebagai bentuk tanggung jawab.

Sementara itu, Senior Manager Operation Habitat for Humanity Indonesia, Rudy Nadapdap, menjelaskan bahwa organisasinya memiliki misi “membangun rumah, membangun kehidupan”, sehingga program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dalam program ini, Habitat akan membangun dan merenovasi sebanyak 70 unit rumah dengan dukungan pendanaan dari ArthawenaSakti dan PNG. Targetnya, seluruh rumah tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sembilan bulan.

“Target kami, seluruh rumah dapat selesai dalam sembilan bulan sehingga layak huni bagi masyarakat penerima manfaat,” ujarnya.

Selain pembangunan rumah, Habitat juga melaksanakan program penanaman 210 bibit pohon produktif seperti lengkeng, sirsak, dan mangga. Program ini diharapkan dapat menjadi sumber tambahan pendapatan bagi keluarga penerima manfaat.

Rudy turut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah atas dukungan yang diberikan, serta menegaskan komitmen Habitat untuk terus berkontribusi di Nusa Tenggara Timur, termasuk Kabupaten Kupang dan Sabu Raijua.

Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan rumah oleh penerima manfaat agar bantuan tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang dan membuka peluang bagi keluarga lain untuk mendapatkan bantuan serupa.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala RSKK, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Camat Kupang Tengah, serta para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Kupang Tengah. (rnc04)