“Kalau aman dan nyaman, orang akan datang berkunjung. Ini bisa berdampak pada ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Fatuleu menyatakan seluruh masukan dalam pertemuan akan menjadi perhatian pemerintah daerah dan akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Bupati Kupang.

Seluruh pihak sepakat untuk mengedepankan dialog, menjaga persatuan, serta menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang.

Langkah mediasi ini diharapkan menjadi awal rekonsiliasi dan pemulihan hubungan sosial masyarakat di Kecamatan Fatuleu pasca konflik. (*/rnc)