Ini menandai pergeseran penting dari kegiatan yang terpusat menjadi gerakan yang menjalar dan hidup di akar rumput.

Dalam waktu yang sama, organisasi juga bertumbuh cepat. Dalam lima bulan, terbentuk lima cabang baru: Sabu Raijua, Ende, Kabupaten Kupang, TTS, dan TTU.

Ekspansi ini memperluas jangkauan pelayanan, tetapi sekaligus membawa tantangan baru: memastikan pertumbuhan organisasi diikuti oleh kualitas kader dan dampak yang nyata.

𝗝𝗮𝗻𝘂𝗮𝗿𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲: 𝗔𝗸𝘀𝗲𝗹𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗲𝗴𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗔𝗿𝗮𝗵

Memasuki tahun 2026, GAMKI langsung bergerak cepat. Rapat awal tahun pada 9 Januari di GMIT Talitakumi Pasir Panjang menjadi titik konsolidasi: pelayanan harus nyata, terukur, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Perayaan Natal bersama pada 17 Januari melibatkan GAMKI, Sinode GMIT dan CIS Timor tidak berhenti pada ibadah, tetapi dilanjutkan dengan aksi ekologis.

Ini menegaskan satu hal: iman tidak boleh berhenti di liturgi, tetapi harus hadir dalam tindakan.

Dalam bulan yang sama, GAMKI juga:
– Menginisiasi dialog publik menolak wacana Pilkada melalui DPRD
– Berkolaborasi dengan Rotary Club membangun 28 jamban sehat di Baitesda Nekon
– Melanjutkan gerakan penanaman pohon di berbagai wilayah

Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa GAMKI mulai masuk ke isu-isu struktural: demokrasi, kesehatan dan pelayanan dasar.

𝗔𝗸𝗵𝗶𝗿 𝗝𝗮𝗻𝘂𝗮𝗿𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲: 𝗣𝗲𝗻𝗴𝘂𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗡𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹 𝗱𝗮𝗻 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗹𝗲𝗸𝘁𝘂𝗮𝗹

Kunjungan Ketua Umum DPP GAMKI pada 26-28 Januari 2026 ke Sumba menjadi momentum penting.