Bupati Eduard juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor di wilayah kerja masing-masing. Camat diminta membangun koordinasi yang kuat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, kepala desa, BPD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, pemuda, hingga lembaga pemerintah lainnya.

“Pembangunan kecamatan harus berjalan seirama dengan visi dan misi daerah. Tanpa kolaborasi, program tidak akan optimal dan target pembangunan seperti penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta penguatan ekonomi masyarakat sulit tercapai,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar para camat yang baru dilantik memastikan seluruh program pembangunan di kecamatan berjalan dalam satu garis koordinasi dan satu tujuan yang sama, yakni untuk kesejahteraan masyarakat TTS.

“Amanah jabatan ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan keteladanan. Mari bekerja dengan hati, bergerak cepat, dan berkomitmen memberikan pelayanan publik terbaik,” tutupnya.

Melalui pelaksanaan sertijab ini, Pemerintah Kabupaten TTS berharap terjadi peningkatan kinerja pelayanan di tingkat kecamatan, penguatan tata kelola pemerintahan, serta optimalisasi pelayanan publik demi mendorong kesejahteraan masyarakat.