Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada 24 hingga 27 April 2026.
BMKG menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia. Di bagian utara, angin umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan berkisar 4–20 knot. Sementara itu, di wilayah selatan, angin bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5–25 knot, dengan kecepatan tertinggi terpantau di Laut Arafuru.
Akibat kondisi tersebut, gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan, antara lain Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT), Samudra Pasifik utara Maluku, hingga Samudra Pasifik utara Papua.
Selain itu, wilayah lain yang berpotensi terdampak meliputi Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Bengkulu, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, serta seluruh bagian Laut Arafuru, baik barat, tengah, maupun timur. Gelombang serupa juga berpotensi terjadi di Samudra Hindia selatan Banten.
Sementara itu, gelombang yang lebih tinggi, berkisar antara 2,5 hingga 4 meter, berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Lampung serta perairan selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga NTT.
BMKG mengingatkan bahwa potensi gelombang tinggi ini dapat membahayakan keselamatan pelayaran. Oleh karena itu, masyarakat, khususnya nelayan dan operator transportasi laut, diminta meningkatkan kewaspadaan.
Risiko tinggi dapat terjadi pada perahu nelayan jika kecepatan angin melebihi 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. Kapal tongkang berisiko saat angin lebih dari 16 knot dan gelombang di atas 1,5 meter. Sementara kapal ferry berpotensi terdampak jika angin mencapai lebih dari 21 knot dan gelombang di atas 2,5 meter.
Adapun kapal berukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar perlu waspada saat kecepatan angin melampaui 27 knot dengan tinggi gelombang di atas 4 meter.
BMKG juga mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir agar tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi selama periode tersebut.
“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” tulis BMKG dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026). (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

