Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyepakati pembagian dividen sebesar Rp44,47 triliun atau setara 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu (29/4/2026).
Dividen per saham (dividend per share/DPS) tercatat sebesar Rp476,95, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level Rp466,18 per lembar saham.
Komitmen Berikan Nilai Optimal bagi Pemegang Saham
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyatakan bahwa kebijakan dividen ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai optimal bagi negara dan seluruh pemegang saham, tanpa mengganggu kapasitas pertumbuhan bank ke depan.
“Hal ini mencerminkan komitmen perseroan dalam menghadirkan nilai optimal bagi negara dan seluruh pemegang saham, tanpa mengurangi kapasitas Bank Mandiri untuk terus tumbuh sebagai institusi keuangan nasional berdaya saing global,” ujarnya.
Dividen Interim dan Distribusi Lanjutan
Dari total dividen tersebut, sebesar Rp9,3 triliun telah dibayarkan lebih awal sebagai dividen interim pada 14 Januari 2026. Sisanya akan dibagikan kepada pemegang saham setelah RUPST.
Riduan menambahkan bahwa keputusan ini juga mencerminkan kepercayaan pemegang saham terhadap fundamental Bank Mandiri yang tetap solid.
Yield Dividen Capai 10,77 Persen
Perseroan mencatat harga saham Bank Mandiri pada penutupan hari RUPST berada di level Rp4.430 per lembar, dengan dividend yield mencapai 10,77 persen.
