Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia, Ferry Juliantono, mengapresiasi capaian Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tanaoba Lais Manekat (TLM) Indonesia pada Tahun Buku 2025 yang dinilai semakin menegaskan peran koperasi sebagai pilar ekonomi bangsa.
Hal tersebut disampaikan Ferry saat menghadiri penutupan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP TLM Indonesia yang berlangsung di ruas Jalan Palapa, Kota Kupang, Sabtu (25/4/2025).
Dalam sambutannya, Ferry mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyepakati pemberian tanda kehormatan dari Kementerian Koperasi kepada Direktur Utama KSP TLM Indonesia atas dedikasi dan capaian luar biasa dalam mengembangkan koperasi.
“Kami sudah sepakat untuk Ibu Dirut mendapatkan tanda kehormatan dari Kementerian Koperasi atas segala perjuangan dan capaian dari Koperasi TLM,” ujarnya.
Ferry menyoroti pertumbuhan aset KSP TLM Indonesia yang meningkat signifikan dari Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun. Menurutnya, pencapaian tersebut bukan hal mudah dan menjadi bukti kuat kinerja koperasi yang sehat dan progresif.
“Ini menunjukkan sesuatu yang luar biasa. Saya yakin tahun depan akan ada peningkatan yang lebih besar lagi,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan KSP TLM Indonesia tidak hanya berdampak pada aspek bisnis, tetapi juga berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa, khususnya Bung Hatta, yang menempatkan koperasi sebagai sokoguru ekonomi nasional.
Lebih lanjut, Ferry memastikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan KSP TLM Indonesia akan terus diperkuat. Salah satunya melalui pengembangan Koperasi Merah Putih yang telah mulai dijalankan KSP TLM di dua titik, yakni di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.
“Menggerakkan koperasi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan gerakan bersama sesuai amanat konstitusi untuk mengangkat kembali semangat ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap, dengan konsep industri koperasi yang telah dirancang, KSP TLM Indonesia dapat terus memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya dari tingkat rumah tangga. Hal ini mengingat koperasi tersebut digerakkan oleh mayoritas perempuan dengan jumlah anggota mencapai lebih dari 300 ribu orang di berbagai daerah.
Penutupan RAT KSP TLM Indonesia tersebut dihadiri oleh ribuan anggota dan pengurus, Gubernur NTT Melky Laka Lena, Direktur Utama KSP TLM Indonesia Zesly N.W. Pah, tokoh agama, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT. (rnc04)
