Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Solidaritas masyarakat dalam menjaga dan menyelamatkan satwa laut menunjukkan bahwa komunitas pesisir memiliki hubungan yang kuat dengan laut sebagai ruang hidup mereka,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perlindungan ekosistem laut tidak dapat dipisahkan dari peran aktif masyarakat yang hidup dan bergantung pada wilayah pesisir.
Menurutnya, peristiwa terdamparnya puluhan paus pilot di Pantai Mbadokai dan Pantai Sanama harus menjadi peringatan ekologis bagi kondisi laut di Nusa Tenggara Timur.
“Pemerintah perlu menempatkan perlindungan ekosistem laut sebagai prioritas utama, bukan sekadar pelengkap dalam agenda pembangunan,” pungkas Yuvensius. (*/rnc)
