Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menghadiri Forum Diskusi Strategi Menciptakan Pembiayaan Kreatif pada Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) yang digelar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Graha Diktisaintek, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Kehadiran Rektor Undana didampingi Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS), Kepala Badan Pengelola Usaha (BPU), serta Koordinator Keuangan Biro Umum dan Keuangan (BUK). Partisipasi ini menjadi langkah strategis Undana dalam mengeksplorasi peluang pembiayaan mandiri sebagai perguruan tinggi dengan status Badan Layanan Umum (BLU).
Sebagai PTN BLU, Undana dituntut untuk semakin inovatif dalam mengelola sumber daya dan potensi institusi guna mendukung peningkatan mutu tridarma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Peluang Besar Pemanfaatan Aset Non-Produktif
Dalam forum tersebut, Direktur Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU Kementerian Keuangan RI, Meirijal Nur, menyoroti ketimpangan antara nilai aset dengan pendapatan yang dihasilkan oleh lembaga BLU.
Berdasarkan data nasional, aset tetap mendominasi lebih dari 95 persen dari total aset BLU. Namun, kontribusi pendapatan dari aset tersebut terhadap total penerimaan masih berada di bawah satu persen.
“Kondisi ini menunjukkan adanya peluang besar bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan nilai ekonomi aset yang dimiliki. Optimalisasi dapat dilakukan melalui skema kerja sama pemanfaatan lahan, pengembangan unit usaha layanan, hingga produktivitas aset yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal,” jelas Meirijal.
Pemerintah juga terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan infrastruktur pendidikan. Pada tahun 2025, pemerintah mengalokasikan dana revitalisasi sebesar Rp200 miliar bagi 37 BLU serta pendanaan melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) senilai Rp308 miliar untuk delapan institusi terpilih.
Pentingnya Transparansi Laporan Keuangan
Selain membahas optimalisasi aset, forum ini juga menekankan pentingnya transparansi dan kualitas pelaporan keuangan sebagai fondasi pengelolaan PTN BLU yang sehat dan berkelanjutan.
Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Kemendiktisaintek, Dr. Agus Sunarya Sulaeman, S.S.T., Ak., M.Si., mengingatkan pimpinan satuan kerja untuk memberikan perhatian khusus pada sejumlah akun penting dalam laporan keuangan.
Beberapa aspek yang menjadi sorotan antara lain pengelolaan Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP), rasio pendapatan terhadap beban operasional, saldo kas pada rekening satuan kerja, serta ketertiban administrasi Barang Milik Negara (BMN).
Analisis yang mendalam terhadap akun-akun tersebut dinilai penting agar setiap anggaran yang dikelola dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan institusi pendidikan.
Dorong Kemandirian Keuangan Undana
Keikutsertaan Universitas Nusa Cendana dalam forum nasional ini diharapkan menjadi momentum bagi kampus tersebut untuk merumuskan strategi pembiayaan jangka panjang yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Undana menargetkan terciptanya ekosistem keuangan kampus yang mandiri, transparan, dan produktif melalui penerapan strategi pembiayaan kreatif.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat fasilitas riset, serta memperluas program pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung pada pembangunan daerah dan nasional. (*/rnc)
