Salah satu implementasi nyata adalah proyek dokumentasi permainan tradisional dan cerita rakyat NTT. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendampingi guru-guru di wilayah pelosok seperti Amfoang, Kupang Barat, dan Kupang Timur untuk membukukan kekayaan budaya lokal sebagai media pembelajaran anak usia dini.

Pengabdian Masyarakat dan Kolaborasi dengan Pemerintah

Dalam aspek pengabdian masyarakat, PG-PAUD Undana aktif membina sejumlah lembaga PAUD di Kabupaten Kupang. Kegiatan yang dilakukan antara lain pengembangan perangkat pembelajaran inovatif serta penilaian perkembangan anak.

Selain itu, prodi juga menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Malaka, Pemerintah Kota Kupang, hingga sejumlah lembaga swadaya masyarakat (NGO).

“Project mahasiswa kami sangat aplikatif, mulai dari membantu masyarakat mengurus akta kelahiran anak hingga edukasi kesehatan seksual anak dan nutrisi sehat. Kami ingin mahasiswa tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga solutif terhadap persoalan sosial di masyarakat,” tambah Sartika.

Menjawab Tantangan Profesi Guru PAUD

Saat ini PG-PAUD Undana didukung oleh 12 dosen ahli dengan lebih dari 200 mahasiswa aktif. Meski menghadapi tantangan berupa fluktuasi minat calon mahasiswa, pihak prodi optimistis kualitas lulusan yang memiliki kompetensi khusus di wilayah 3T akan menjadi daya tarik tersendiri.