Salah satunya adalah pengembangan unit usaha simpan pinjam melalui kemitraan dengan perbankan dengan memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi anggota.

Selain itu, koperasi juga akan memperluas kerja sama untuk mendukung kebutuhan petani, termasuk penyediaan modal, pupuk, pakan ternak, hingga obat-obatan pertanian.

“Kami akan mendata anggota yang memiliki lahan dan usaha, sehingga bisa difasilitasi dengan akses permodalan dan logistik,” jelas Gestianus.

KDMP Penfui Timur juga menargetkan peningkatan jumlah anggota secara besar-besaran pada tahun 2026, dengan dukungan pemerintah kecamatan dan desa.

Dengan jumlah penduduk Penfui Timur yang mencapai lebih dari 7.000 jiwa, koperasi menargetkan seluruh masyarakat dapat menjadi bagian dari keanggotaan.

“Target utama kami adalah menambah anggota hingga mendekati jumlah penduduk. Ini penting untuk memperkuat ekonomi desa berbasis koperasi,” tegasnya.

Pelaksanaan RAT perdana ini sekaligus menegaskan komitmen KDMP Penfui Timur dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Kupang. (rnc04)