Untuk penanganan permanen, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan perencanaan ulang, mengingat ruas tersebut merupakan jalan nasional.

Pemerintah menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah membuka akses darurat secepat mungkin agar mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (*/rnc)