Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dalam konteks pembangunan daerah, Melki Laka Lena menegaskan bahwa NTT memiliki potensi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, peran generasi muda sangat dibutuhkan untuk mengolah potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi.
“NTT tidak kekurangan potensi, tetapi banyak yang masih ‘tidur’. Ini membutuhkan kolaborasi dan inovasi untuk menghidupkannya,” jelasnya.
Ia berharap para lulusan UKAW dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kewirausahaan.
Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, terus mendorong penguatan ekonomi melalui berbagai program strategis, seperti hilirisasi produk unggulan melalui NTT Mart serta pengembangan konsep One Village One Product (OVOP), One Community One Product (OCOP), dan One School One Product (OSOP).
Selain itu, pemerintah juga siap mendukung lulusan yang ingin berwirausaha, termasuk memfasilitasi akses pembiayaan melalui perbankan bagi mereka yang memiliki rencana bisnis yang jelas.
“Kami siap menjembatani dengan pihak perbankan bagi anak-anak muda yang ingin membangun usaha,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Melki juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika UKAW atas kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas di NTT.
