Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sementara itu, narasumber lainnya, Morrison Hendrik Riwu Kore, akademisi dari Universitas Nusa Cendana, menyoroti pentingnya pemahaman konstitusi bagi masyarakat sebagai bagian dari penguatan demokrasi dan partisipasi publik dalam pembangunan.
Ia menjelaskan bahwa pemahaman terhadap sistem ketatanegaraan akan mendorong masyarakat lebih aktif dalam mengawal jalannya pemerintahan serta menyampaikan aspirasi secara konstitusional.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan para narasumber. Diskusi dipandu oleh moderator Semy Balukh yang memimpin jalannya dialog secara dinamis.
Para peserta menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai kebangsaan serta pentingnya menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan diharapkan semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari guna memperkuat persatuan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (rnc)
