Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jenazah korban dievakuasi ke RSUPP Betun untuk dilakukan visum luar. Hasil pemeriksaan dokter menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Keluarga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan menerima kematian korban sebagai musibah.
Istri korban, Agustina Telik, mengungkapkan bahwa suaminya pernah menjalani perawatan di RSPP Betun pada 2024 selama kurang lebih dua minggu karena kondisi kesehatan tertentu. Sehari sebelum kejadian, korban juga sempat menyampaikan bahwa dirinya merasa hidupnya tidak akan panjang lagi.
Polisi menduga korban mengalami tekanan psikologis yang kemungkinan berkaitan dengan kondisi kesehatannya.
Petani di Manggarai Ditemukan Tak Bernyawa
Di hari yang sama, peristiwa serupa terjadi di Kampung Lalang, Desa Beo Rahong, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Korban bernama Darius Genggo (60), seorang petani, ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WITA.
Korban pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya, Elsiana Jiana (30), di sebuah rumah kosong milik warga yang sedang merantau. Saat ditemukan, korban dalam posisi tergantung pada balok atap seng.
Warga yang berdatangan sempat berupaya menolong dengan melepaskan ikatan tali. Namun setelah diturunkan, korban dipastikan telah meninggal dunia.
