Kota Kupang yang memiliki jumlah kendaraan yang sangat besar mendapatkan keuntungan dari kebijakan tersebut. Namun, di sisi lain, akan menggerus pendapatan pemerintah provinsi.

Walau memiliki PAD terbesar, Kota Kupang mendapatkan TKDD yang lebih sedikit yakni sebesar Rp866,10 Miliar dibanding Kabupaten TTS yang mencapai Rp1,4 triliun.

Sementara itu, PAD terkecil adalah Sumba Tengah dengan total hanya Rp23,32 miliar. Kemudian Sabu Raijua dengan total Rp26 miliar.

Target Pendapatan Tiap Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2026

1. Alor
Pendapatan Daerah Rp1.060,75 miliar (1,06 triliun)
– PAD: Rp65,04 Miliar
TKDD: Rp960,09 Miliar
– Pendapatan Lainnya Rp35,63 Miliar

2. Belu
Pendapatan Daerah Rp824,60 Miliar
– PAD Rp111,35 Miliar
– TKDD: 683,56 Miliar
– Pendapatan Lainnya: Rp29,70 Miliar

3. Ende
Pendapatan Daerah Rp1.147,34 Miliar (Rp1,14 triliun)
– PAD Rp126,03 Miliar
– TKDD Rp981,31 Miliar
– Pendapatan lainnya Rp39,99 Miliar

4. Flores Timur
Pendapatan Daerah Rp1.097,65 Miliar (Rp1,09 triliun)
– PAD Rp65,88 Miliar
– TKDD Rp994,00 Miliar
– Pendapatan lainnya Rp37,76 Miliar

5. Kab. Kupang
Pendapatan Daerah Rp1.224,31 M iliar (Rp1,22 triliun)
– PAD Rp100,60 Miliar
– TKDD Rp1.067,38 Miliar (Rp1,06 triliun)
– Pendapatan lainnya Rp56,32 Miliar