Tak hanya itu, Rektor Undana bahkan secara terbuka meminta mahasiswa untuk menyampaikan kritik secara jujur dan tegas, termasuk kritik terhadap kepemimpinannya maupun pimpinan di tingkat fakultas, sebagai bahan evaluasi demi perbaikan institusi.

Soroti Transparansi hingga Kekerasan Akademik

Merespons keterbukaan tersebut, perwakilan mahasiswa menyampaikan sejumlah isu krusial yang selama ini menjadi perhatian civitas akademika. Beberapa poin utama yang mengemuka dalam dialog antara lain:

  • Akuntabilitas dan Transparansi, khususnya terkait program kerja dan pengelolaan anggaran universitas.
  • Layanan Mahasiswa, meliputi kualitas dan pemerataan fasilitas penunjang kemahasiswaan.
  • Etika dan Keamanan Kampus, termasuk komitmen Undana dalam mencegah serta menangani kekerasan di lingkungan akademik.
  • Profesionalisme Dosen, terutama dalam proses bimbingan akademik mahasiswa.

Inspirasi Lewat Cerita dan Pengalaman

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ruang adu argumen, tetapi juga diwarnai sesi berbagi pengalaman hidup dari Rektor Undana. Kisah-kisah tentang dinamika dunia kampus dan kepemimpinan memberikan perspektif baru bagi pengurus BEM dan BLM dalam menjalankan roda organisasi mahasiswa.

Iklan