Kategori yang paling diminati dalam video commerce masih didominasi produk fashion dan aksesori sebesar 28%, disusul perawatan diri dan kecantikan sebesar 20%. Menariknya, 10 penjual teratas menyumbang hingga 20% total transaksi di setiap kategori.

Nilai pesanan rata-rata (average order value/AOV) untuk video commerce di Indonesia berada di kisaran US$4,5–US$6 (Rp75.200–Rp100 ribu). Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan rata-rata Asia Tenggara yang berada di level US$6–US$7 per transaksi.

Selain itu, jumlah penjual dan toko di Indonesia yang memanfaatkan layanan video commerce mencapai 800 ribu, meningkat 75% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan adopsi teknologi berbasis konten video semakin masif di kalangan pelaku usaha.

Iklan

Shopee Masih jadi Aplikasi Paling Populer

Data terbaru dari Sensor Tower mencatat jumlah unduhan aplikasi ritel di Indonesia sepanjang 2025 mencapai 181 juta kali. Masyarakat Indonesia juga menghabiskan total 8,68 miliar jam di aplikasi retail selama periode tersebut.

Mayoritas aplikasi ritel yang paling banyak diunduh masih berasal dari kategori marketplace. Namun, mulai terlihat kemunculan aplikasi subkategori seperti aplikasi diskon dan platform online milik toko ritel offline.