Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, persoalan sampah plastik menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Pemkab Sabu Raijua akan terus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menyukseskan program ini,” tegasnya.
Imbau Kurangi Plastik Sekali Pakai
Wakil Bupati juga mengimbau seluruh jajaran pemerintah daerah serta masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik yang sulit terurai dan berpotensi merusak lingkungan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan bahan berbahan plastik, khususnya plastik sekali pakai, sebagai langkah konkret menjaga kebersihan dan keindahan daerah.
“Dengan bekerja bersama dan bersatu, kita mampu menciptakan lingkungan yang ASRI di Kabupaten Sabu Raijua,” ujar Thobias Uly.
Melalui gerakan Jumat Bersih Sabu Raijua ini, pemerintah daerah berharap tercipta budaya hidup bersih dan peduli lingkungan yang berkelanjutan, sejalan dengan semangat Indonesia ASRI dan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026. (*/rnc)
