Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat ketahanan energi daerah. Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, kembali melanjutkan pembahasan rencana pembangunan fasilitas penyimpanan minyak bumi dan bahan bakar minyak (BBM) bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait.
Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Padaido, Lantai 11 Gedung Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pada Rabu (4/2/2026). Hadir dalam pertemuan ini perwakilan Dirjen Pengelolaan Kelautan dan Ruang KKP, PT Pertamina, Pertamina Patra Niaga, PLN, BPH Migas, serta PPN KKP.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari agenda sebelumnya antara Bupati Paulus Henuk dan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibowo, yang digelar pada 27 Januari 2026 lalu.
“Saya bertemu untuk membahas permohonan pembangunan fasilitas penyimpanan minyak bumi atau BBM di Rote Ndao,” ujar Bupati Paulus Henuk.
Jamin Ketersediaan Energi dan Dukung Proyek Strategis Nasional
Bupati Paulus menjelaskan, pembangunan fasilitas penyimpanan BBM bertujuan untuk menjamin ketersediaan energi bagi kebutuhan harian masyarakat, sekaligus mendukung pelaksanaan Proyek Strategis Nasional K-SIGN yang tengah dikerjakan di Kabupaten Rote Ndao.
Menurutnya, sebagai daerah kepulauan terluar, Rote Ndao memiliki ketergantungan tinggi terhadap kelancaran distribusi BBM. Tanpa fasilitas penyimpanan yang memadai, pasokan energi sangat rentan terganggu.
“Fasilitas penyimpanan BBM adalah kebutuhan mendesak untuk menopang transportasi, aktivitas ekonomi masyarakat, dan proyek-proyek pembangunan di Rote Ndao,” tegas Paulus Henuk.
Infrastruktur Energi jadi Kunci Kemajuan Rote Ndao
Selama ini, keterbatasan infrastruktur energi berdampak langsung pada tingginya biaya logistik serta fluktuasi pasokan BBM di wilayah tersebut. Karena itu, keberadaan fasilitas penyimpanan BBM dinilai menjadi kunci penguatan ketahanan energi daerah sekaligus fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Bupati Paulus berharap, rencana pembangunan ini dapat segera direalisasikan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Rote Ndao, baik dari sisi stabilitas harga, kelancaran distribusi, maupun percepatan pembangunan daerah.
Dukungan Kuat dari Kementerian dan Lembaga Terkait
Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak yang hadir menyambut positif usulan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Mereka menyatakan komitmen untuk melakukan kajian teknis serta koordinasi lanjutan, guna memastikan pembangunan fasilitas penyimpanan BBM dapat dilaksanakan secara tepat, aman, dan berkelanjutan.
Dengan dukungan lintas kementerian dan lembaga ini, Bupati Paulus Henuk optimistis proyek pembangunan fasilitas penyimpanan BBM di Rote Ndao dapat segera terwujud dan menjadi pengungkit utama peningkatan ketersediaan energi serta pertumbuhan ekonomi daerah. (*/rnc)
