Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) memperkuat komitmen institusionalnya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi nasional melalui penandatanganan Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak Tahun 2026.
Dokumen strategis tersebut ditandatangani langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri Semuel Bale, ST., M.Eng., di hadapan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, di Graha Diktisaintek, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Penandatanganan kontrak kinerja ini tidak sekadar menjadi formalitas administratif, melainkan bentuk komitmen Undana untuk menyelaraskan arah pembangunan kampus dengan visi besar Indonesia Emas 2045.
Melalui kontrak tersebut, Undana menegaskan fokus pada peningkatan tata kelola yang akuntabel serta capaian kinerja yang terukur, khususnya dalam menghasilkan riset yang mampu menjawab persoalan nyata di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam arahannya, Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengibaratkan peran perguruan tinggi di Indonesia sebagai sebuah “orkestra nasional”. Ia menekankan pentingnya keselarasan gerak seluruh kampus untuk mendorong lahirnya industri maju melalui hilirisasi hasil penelitian.
Menurutnya, potensi jutaan mahasiswa dan ratusan ribu dosen di Indonesia harus mampu menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kita memiliki peran masing-masing untuk melahirkan terobosan baru. Dengan kebersamaan, kita bisa membentuk satu orkestra nasional yang saling mengisi dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Brian Yuliarto di hadapan pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta dari seluruh Indonesia.
Salah satu poin krusial dalam Kontrak Kinerja 2026 adalah penguatan ekosistem penelitian. Pemerintah mendorong pemanfaatan skema pendanaan yang lebih berkeadilan, termasuk kebijakan pemberian honorarium peneliti hingga maksimal 25 persen dari dana hibah penelitian APBN. Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga produktivitas dan daya inovasi dosen sebagai garda terdepan pengembangan talenta masa depan.
Bagi Undana, kontrak kinerja ini menjadi landasan strategis untuk mengoptimalkan Indikator Kinerja Utama (IKU). Rektor Prof. Jefri Bale menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan keselarasan antara daya serap anggaran dengan dampak nyata yang dihasilkan bagi masyarakat.
Fokus utama tetap pada peningkatan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi yang inklusif serta adaptif terhadap perkembangan sains dan teknologi.
“Penandatanganan ini menegaskan posisi Undana untuk terus berkontribusi bagi pembangunan daerah NTT dan nasional. Kami ingin memastikan setiap lulusan dan riset yang dihasilkan Undana memiliki nilai guna yang tinggi bagi masyarakat,” ujar Prof. Jefri Bale.
Rangkaian kegiatan penandatanganan Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak 2026 juga diisi dengan sesi sharing session mengenai strategi pencapaian IKU serta peningkatan kesejahteraan dosen.
Dengan komitmen yang telah ditegaskan ini, Undana siap mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis untuk mewujudkan kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan sosial dan ekonomi di wilayah timur Indonesia. (*/rnc)
