Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Investasi Undana pada ScienceDirect bukan sekadar menambah fasilitas, tetapi menjadi mesin penggerak riset. Fitur AI membantu peneliti membaca arah dan tren riset global dengan lebih presisi,” ujar Johan Jang di hadapan pustakawan, dosen, serta pengelola jurnal fakultas.
Selama masa langganan tahun 2026, sivitas akademika Undana memperoleh akses tanpa batas ke ribuan jurnal ilmiah, dengan sekitar 93 persen di antaranya terindeks Scopus kuartil Q1 dan Q2.
Akses ini mencakup publikasi lima tahun terakhir (2022–2026) dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari sains, teknologi, hingga kesehatan, termasuk jurnal bereputasi dunia seperti The Lancet dan Cell.
Untuk menjamin pemanfaatan yang optimal, Undana menyediakan dua skema akses, yakni IP Access bagi pengguna di lingkungan kampus dan Remote Access bagi dosen serta mahasiswa yang melakukan riset dari luar kampus menggunakan email institusi.
Pustakawan dan pengelola jurnal di setiap program studi berperan sebagai pendamping teknis agar seluruh potensi riset sivitas akademika didukung referensi ilmiah terbaik.
Melalui penguatan literasi digital berbasis AI ini, Undana optimistis mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah internasional secara signifikan.
