Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Mbay, RakyatNTT.ID – Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, meresmikan penggunaan Gedung Balai Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, pada Selasa (27/1/2026).
Peresmian tersebut ditandai dengan acara syukuran yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Desa Nangadhero dan dihadiri unsur pemerintah serta masyarakat setempat.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut antara lain Camat Aesesa Yakobus Laga Kota, Kepala BPBD Nagekeo Remigius Jago, unsur Forkopimcam Aesesa, Penjabat Kepala Desa Nangadhero beserta perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Nangadhero.
Dalam arahannya, Bupati Simplisius Donatus mengapresiasi aspirasi Pemerintah Desa Nangadhero terkait pembenahan wilayah, khususnya persoalan ketertiban dan kebersihan lingkungan. Menurutnya, penataan lingkungan harus menjadi prioritas yang ditangani secara efektif namun tetap efisien dari sisi anggaran.
“Saya sudah berkoordinasi langsung dengan Kepala Dinas PUPR dan pihak terkait untuk mencari solusi teknis, mulai dari penimbunan hingga perbaikan drainase. Dengan biaya yang rendah dan kemauan yang kuat, saya yakin persoalan ini bisa kita selesaikan,” tegas Bupati.
Bupati juga menilai keberadaan Balai Desa yang representatif menjadi kebutuhan mendesak seiring dengan pertumbuhan penduduk Desa Nangadhero yang kini mendekati 2.000 jiwa. Ia mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang berhasil membangun gedung tersebut dengan kerja bersama yang solid.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Balai Desa bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat strategis perencanaan, koordinasi, dan pelaksanaan berbagai kegiatan desa. Ia mengajak seluruh warga untuk memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut.
Bupati juga optimistis, dengan kepemimpinan Camat Aesesa dan Kepala Desa yang solid, Desa Nangadhero mampu bertransformasi menjadi desa yang maju dan berprestasi di tingkat Kabupaten Nagekeo.
Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Nangadhero, Hironimus Milu, dalam laporan panitia menyampaikan bahwa pembangunan Balai Desa dilakukan bersamaan dengan pembuatan lantai jemur sebagai hasil efisiensi penggunaan anggaran. Pemerintah Desa bersama BPD juga melanjutkan pembangunan pagar tembok keliling sebagai upaya pengamanan aset desa.
Hironimus menambahkan bahwa pembangunan Balai Desa merupakan bukti nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Nagekeo terhadap masyarakat Desa Nangadhero. Ia mengaku terus aktif menjalin komunikasi dengan pimpinan daerah, terutama dalam mencari solusi atas persoalan genangan air yang kerap terjadi saat musim hujan dan berdampak pada fasilitas pendidikan.
“Meskipun selama ini sering dipandang sebagai desa kumuh, melalui kerja sama tim yang solid, masyarakat dan Pemerintah Desa Nangadhero mulai berbenah,” ungkapnya.
Dengan diresmikannya Gedung Balai Desa Nangadhero, Desa Nangadhero resmi memasuki babak baru dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan desa, serta penguatan koordinasi kemasyarakatan. Acara peresmian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. (*/rnc)
