Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Ada dukungan benih dan pupuk, regulasi yang dipermudah, serta pembenahan sistem pertanian secara menyeluruh,” jelas Joaz.
Selain itu, kondisi ketersediaan air yang cukup sepanjang tahun 2025 turut berperan besar dalam meningkatkan produktivitas petani. Peran Perum Bulog sebagai penjamin pasar hasil pertanian juga memberikan kepastian harga yang menguntungkan petani, dengan harga gabah mencapai Rp5.000 per kilogram dan beras Rp12.000 per kilogram.
“Hal ini membuat petani semakin bergairah untuk terus menanam dan menghasilkan padi secara maksimal,” tambahnya.
Joaz juga mengapresiasi kerja keras para penyuluh pertanian, jajaran dinas pertanian di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta para petani yang dinilai menjadi ujung tombak keberhasilan swasembada pangan di NTT.
Sementara itu, Bupati Kupang Yosef Lede turut memberikan apresiasi tinggi kepada tenaga penyuluh pertanian dan para petani di Kabupaten Kupang atas kontribusi nyata dalam peningkatan produksi padi.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang akan terus berjalan bersama petani untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian. Target besar ke depan adalah mempertahankan tren peningkatan produksi padi serta menjadikan Kabupaten Kupang sebagai penyuplai beras dan hasil pertanian bagi Kota Kupang.
