Teknologi seharusnya memperkuat demokrasi, bukan menggantikannya dengan elitisme.

Isu Lingkungan dan Kepemimpinan Lokal

Bagi NTT, Pilkada sangat menentukan arah pengelolaan lingkungan: air, hutan, pesisir, dan pulau-pulau kecil. Kepala daerah yang lahir tanpa mandat rakyat berisiko lebih patuh pada investor daripada pada daya dukung alam dan masyarakat adat.

Arti Strategis Pilkada 2029 bagi Rakyat NTT

Sebagai provinsi kepulauan, NTT membutuhkan pemimpin yang
memahami realitas geografis, berpihak pada desa dan pulau-pulau kecil,
berani menjaga lingkungan dan kedaulatan lokal.

Semua itu hanya mungkin jika pemimpin lahir dari pilihan langsung rakyat, bukan dari kompromi elite di ruang tertutup. Pilkada 2029 adalah soal martabat rakyat daerah.

Jika hak memilih dicabut, maka demokrasi hanya tinggal prosedur. Bagi NTT dan daerah kepulauan lain, Pilkada langsung yang diperbaiki bukan dihapus adalah syarat keadilan politik. Demokrasi memang mahal, tetapi jauh lebih mahal jika rakyat kehilangan suara. (*)