Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Selain itu, turut bergabung unsur TNI AD, kru kapal KN Granti 211, Gahawisri, Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), P3 KOM, Dokkes Polres Manggarai Barat, PELNI Labuan Bajo, Pos Pantau PHC Baharkam, BPBD Manggarai Barat, Imigrasi Labuan Bajo, serta berbagai komunitas dan operator penyelam profesional seperti Alexa Phinisi, Wetfrog Dive, Dive Tribe, Scuba Republic, Helo Dive, dan Aqura Dive.
Untuk penyisiran di permukaan laut, Tim SAR Gabungan mengerahkan sejumlah armada dengan cakupan area yang luas. Kapal KN Puntadewa 250 melakukan penyisiran dengan luas area 15,4 nautical mile (NM). Sementara itu, Sea Raider KSOP Labuan Bajo menyisir area seluas 12,6 NM, dan Sea Raider Lanal Labuan Bajo menjangkau area 11 NM.
Selain itu, penyisiran juga dilakukan menggunakan RIB 500 PK Pos SAR Labuan Bajo dengan luas area 7,5 NM, Hidronav seluas 4,50 NM, Sea Raider Polairud Labuan Bajo seluas 5,55 NM, serta Disnav dengan cakupan 6,0 NM.
Hingga hari kesembilan pencarian, ketiga WNA Spanyol tersebut masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan memastikan operasi akan terus dilanjutkan dengan evaluasi harian dan optimalisasi seluruh peralatan serta personel yang tersedia. (*/rnc)
