Ia menilai, kehadiran Batik Air akan berdampak langsung terhadap peningkatan sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi lokal. Penambahan pilihan maskapai di Bandara Lede Kalumbang juga diharapkan mampu menekan harga tiket serta meningkatkan arus kunjungan wisatawan ke Pulau Sumba melalui Sumba Barat Daya.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh, baik dari sisi regulasi maupun penyediaan fasilitas pendukung, demi menjamin kenyamanan maskapai dan penumpang. Ia berharap rute Batik Air ke Tambolaka dapat beroperasi secara berkelanjutan.

Sementara itu, pihak Batik Air menyatakan kesiapan mereka melayani rute menuju Tambolaka dengan standar layanan premium. Usai pertemuan koordinasi tersebut, pemerintah daerah bersama otoritas bandara akan melakukan persiapan akhir untuk menyambut pendaratan perdana pesawat Batik Air.

Dengan beroperasinya Batik Air di Bandara Lede Kalumbang, akses menuju Sumba Barat Daya kian terbuka lebar, sekaligus memperkuat posisi daerah ini sebagai destinasi unggulan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*/rnc)