Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis pada awal perdagangan tahun 2026. Pada penutupan perdagangan, IHSG tercatat naik 0,03 persen ke level 8.646, mencerminkan pergerakan pasar yang masih cenderung hati-hati.
Meski IHSG menguat, sejumlah indeks saham unggulan justru berada di zona merah. Indeks LQ45 turun 0,64 persen ke posisi 846,572, sementara IDXLQ45LCL melemah 0,42 persen menjadi 116,035.
Tekanan juga terlihat pada IDX30 yang turun 0,49 persen ke level 437,244, serta IDX80 yang melemah 0,47 persen ke posisi 132,558.
Aktivitas perdagangan saham tercatat cukup ramai dengan total volume transaksi mencapai 24,2 miliar lembar saham dan nilai transaksi sebesar Rp11,7 triliun. Secara keseluruhan, sebanyak 487 saham menguat, 228 saham melemah, dan 243 saham bergerak stagnan.
Di sisi lain, sejumlah indeks utama justru mencatatkan penguatan. Indeks JII naik 1,03 persen, MNC36 menguat 0,17 persen, IDX30 naik tipis 0,04 persen, serta LQ45 sempat mencatat penguatan 0,31 persen pada fase tertentu perdagangan.
Pada sesi I, mayoritas sektor saham bergerak positif. Sektor energi, konsumer non-siklikal, konsumer siklikal, infrastruktur, properti, transportasi, industri, teknologi, hingga bahan baku ditutup menguat. Sementara itu, sektor keuangan dan kesehatan masih berada dalam tekanan.
Adapun saham-saham yang masuk dalam daftar top gainers antara lain PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI), PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD), dan PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI).
Sementara itu, saham yang menjadi top losers di antaranya PT Sinarmas Asset Management Tbk (XSSI), PT Danareksa Investment Management Tbk (XDIF), serta PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (MBMA).
Pergerakan IHSG di awal tahun 2026 ini menunjukkan pasar masih menimbang berbagai sentimen, baik dari dalam negeri maupun global, yang berpotensi memengaruhi arah pasar ke depan. (*/rnc)
