Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sementara itu, Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, menegaskan bahwa proyek mobil nasional tidak boleh berhenti sebatas slogan atau euforia sesaat. Menurutnya, Pindad telah menyiapkan lahan kawasan industri di Subang sebagai basis pengembangan manufaktur otomotif nasional.
Pindad menargetkan kapasitas produksi hingga 500.000 unit per tahun, dengan tahap awal produksi sebanyak 100.000 unit pada 2028. Tahapan ini akan menjadi fase awal industrialisasi mobil nasional berbasis inovasi teknologi.
“Pesan yang kami terima adalah jangan berhenti pada euforia. Mobil nasional harus dibangun melalui piloting teknologi, inovasi berkelanjutan, dan pembentukan ekosistem industri yang kuat,” jelas Sigit.
Melalui Nota Kesepahaman ini, Kementerian PPN/Bappenas, HKI, dan PT Pindad sepakat mendorong pengembangan kawasan industri berwawasan lingkungan, penguatan rantai pasok otomotif dalam negeri, serta penerapan teknologi manufaktur canggih.
Kolaborasi strategis tersebut diharapkan membuka jalan bagi Indonesia untuk mencapai kemandirian industri otomotif dan menjadikannya sebagai industri nasional berkelas dunia yang mampu bersaing di pasar global. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

