Terpisah, Head Coach Perss So’E, Zet Adoe menegaskan timnya takkan main-main di laga ini. Ia bertekad meraih kemenangan dengan menurunkan skuad terbaik. Pasalnya, Perss SoE datang ke Ende bukan sebagai pelengkap turnamen. “Kali ini Perss SoE akan tampil lebih baik,” ujarnya.

“Kami tau kekuatan lawan lebih berat tapi kami punya strategi dan taktik tersendiri untuk menghadapi mereka. Kami sudah siap,” tegas mantan pelatih Perserond Rote Ndao ini.

Punya Noda Sejarah yang Sama

PSN Ngada dan Perss SoE punya sejarah sama di turnamen ETMC. Sama-sama pernah terluka di babak 16 besar.

Di ETMC XXXI di Lembata tahun 2022, PSN Ngada takluk dari Persim Manggarai di babak 16 besar usai kalah adu penalti. Padahal, di babak penyisihan, PSN Ngada tampil sangat superior. Namun, takdir berkata lain. PSN harus pulang lebih cepat di babak 16 besar. Nasib yang sama juga terjadi di ETMC XXXIII Kota Kupang, PSN Ngada sebagai juara bertahan harus mengakui ketangguhan Perse Ende di babak 16 besar.

Nasib yang sama juga dialami Perss SoE. Di ETMC XXXI Lembata, Perss SoE yang tampil gemilang di babak penyisihan tak mampu menghadang laju PSKK Kota Kupang. Laskar Cendana Wangi saat itu takluk 1-3 di 16 besar.

Nasib buruk itu kembali menimpa Perss SoE satu tahun kemudian. Tepatnya di ETMC XXXII Rote Ndao. Setelah tampil meyakinkan dan menjadi juara grup, di babak 16 besar malah harus bertemu Bintang Timur Atambua. Perss SoE menyerah 0-2 dan merelakan BTA melaju hingga final.