“Kami akan bantu fasilitasi sertifikasi seperti SNI, PIRT, dan BPOM agar UMKM NTT bisa segera naik kelas,” kata Menteri Maman.

Program ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mendorong UMKM bertransformasi dari sektor tradisional ke arah modern dan kompetitif, terutama di era ekonomi digital.

Gubernur NTT Sambut Dukungan Pemerintah Pusat

Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyambut baik dukungan Kementerian UMKM dan menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Apa yang sudah kami bangun melalui NTT Mart akan terus kami kembangkan. Kami siap berkoordinasi dengan Pak Menteri dan jajaran, memperbesar skala usaha, memperluas jaringan, serta memperkuat pasar produk NTT,” ujarnya.

Emanuel menambahkan bahwa NTT Mart akan menjadi pusat promosi dan distribusi produk unggulan daerah, mulai dari pangan lokal, tenun ikat, hingga hasil perikanan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

NTT Mart sebagai Simbol Kemandirian Ekonomi Daerah

NTT Mart diharapkan menjadi ikon kemandirian ekonomi daerah, mendorong masyarakat untuk lebih mencintai dan membeli produk lokal NTT.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, keberadaan NTT Mart dapat menjadi model pengembangan ekonomi berbasis komunitas dan potensi lokal. (*/rnc)