Kupang, RakyatNTT.ID Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang kini resmi diisi oleh Jeffry Pelt. Ia dilantik langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Chris Widodo, dalam upacara pelantikan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Kamis (16/10/2025).

Kehadiran Jeffry menandai langkah baru dalam penataan birokrasi Pemerintah Kota Kupang, yang sebelumnya sempat diisi oleh penjabat sementara. DPRD Kota Kupang pun menyambut positif pelantikan tersebut dan menitipkan harapan besar agar kinerja pemerintahan semakin efektif dan pelayanan publik lebih baik.

Pelantikan Dihadiri Pejabat dan Pimpinan DPRD

Berdasarkan pantauan RakyatNTT.ID, acara pelantikan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Serena Francis, Ketua DPRD Kota Kupang Richard Odja, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Jeffry Pelt dilantik berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 1029/BKPPD.800.1.3.1/VIII/2025 tentang Pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah, tertanggal 11 Oktober 2025, yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.

Sebelumnya, jabatan Sekda Kota Kupang sempat kosong sejak April 2025 setelah Fahrensy Funay memasuki masa pensiun. Jabatan tersebut sementara diisi oleh Ignasius Lega sebagai Penjabat Sekda hingga akhirnya Jeffry Pelt resmi menduduki posisi definitif.

Lolos Seleksi dan Siap Jalankan Tugas

Sebelum dilantik, Jeffry Pelt menjabat sebagai Asisten I Sekretariat Daerah Kota Kupang. Ia terpilih setelah melalui seleksi terbuka yang digelar pada 26–30 September 2025. Dalam proses tersebut, Jeffry bersaing dengan empat kandidat lainnya: Jermi Haning, Yefry Adoe, drg. Francisca Ikasasi, dan Wildrian Ronald Otta.

Pengangkatan Jeffry dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan koordinasi birokrasi dan memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

DPRD Beri Apresiasi dan Titip Harapan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kupang melalui Vicky Dimoe Heo menyampaikan apresiasi atas pelantikan Jeffry Pelt sebagai Sekda definitif. Menurutnya, Jeffry merupakan birokrat berpengalaman dan sosok yang tepat memimpin birokrasi Kota Kupang, terlebih karena posisinya memiliki sejarah keluarga — ayahnya juga pernah menjabat Sekda di masa awal pembentukan Kota Kupang.

“Beliau adalah figur yang memahami kultur birokrasi Kupang. Kami berharap beliau bisa menjadi jembatan antara eksekutif dan legislatif demi kepentingan masyarakat,” ujar Vicky Dimoe Heo.

Tiga Harapan Utama Fraksi PDI Perjuangan

Fraksi PDI Perjuangan menitipkan tiga poin penting harapan kepada Sekda baru, yaitu:

  • Menjadi penghubung antara Pemerintah Kota dan DPRD, memastikan kolaborasi yang harmonis demi pelayanan masyarakat yang lebih baik.
  • Mendorong sinergi birokrasi internal, agar kualitas pelayanan publik meningkat dan responsif terhadap kebutuhan warga.
  • Mendukung kepala daerah dalam pemantauan kebijakan, memastikan pelaksanaan program daerah berjalan efektif dan transparan.

Komitmen DPRD: Tetap Jalankan Fungsi Pengawasan

Meski memberikan dukungan, DPRD menegaskan tetap akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah, termasuk terhadap kinerja Sekda baru.

“Tugas utama kami tetap melakukan pengawasan. Ini bagian dari tanggung jawab politik kami terhadap rakyat dan upaya menjaga pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” tegas Vicky. (rnc04)