Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
oleh: Robert Kadang
Oppo…! Sudah diprediksi banyak kalangan. Sang jenderal, terpilih lagi. Menahkodai IkaT-Nus, lima taon ke depan (2025-2030). Selamat, dari kami di Nusa Tenggara Timur.
Pernyataan Irjen Pol. (Purn) Frederik Kalalembang dari arena Munas, bahwa IkaT-Nus bukan hanya organisasi, tapi ini adalah rumah besar, tempat kita saling menguatkan dalam suka maupun duka, saling membantu dalam urusan ekonomi, sosial dan hukum, serta memberi kontribusi nyata untuk pembangunan Toraja, mesti dimaknai dan terus digelorakan.
Pasalnya, ada goal yang ingin kita capai. Merajut tali persaudaraan, memperkuat hubungan, dan membangun tekad bersama untuk kemajuan Toraja. Tentu dalam semangat dan bingkai: Misa’ Kada Dipotuo, Pantan Kada Dipomate.
Menilik kiprah sebelumnya, apakah sosok Frederik Kalalembang telah memimpin secara baik? Tak diragukan. Presisi (meminjam slogan Polri: Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan). Tapi, jangan lekas puas jenderal. Sebab, lima taon ke depan, tantangannya sedikit menantang. Dari sisi apa saja. Geopolitik dan geoekonomi. Dinamika organisasi, dan harus dihadapi.
Mengurusi kemaslahatan Sangtorayan dalam dan luar negeri, butuh sentuhan tersendiri. Arif, bijak dan mengedepankan kedewasaan berpikir. Tanpa memandang Utara-Selatan, Barat dan Timur. Apalagi atasan-bawahan. Koordinasi pusat dan daerah yang telah jalan selama ini, perlu dipertahankan. Silang pendapat berlandaskan kepentingan, itu lumrah.
Sekedar tahu, Irjen Pol. (Purn) Frederik Kalalembang yang saat ini sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, secara aklamasi terpilih sebagai ketua Ikatan Keluarga Toraja (IkaT) Nusantara periode 2025-2030, dalam Musyawarah Nasional (Munas) I, yang dihelat di Ambhara Hotel Jakarta, pada 8–9 Agustus 2025. Tidak tanggung-tanggung, hajatan itu dihadiri sejumlah dedengkot Toraja, seperti Jonathan Parapak, Irjel Pol. (Purn) Matius Salempang, Bupati Tana Toraja: Zandrak Tombeg, Bupati Toraja Utara: Frederik Palimbong, serta Bupati Mamasa: Welem Sambolinggi. Perwakilan organisasi Sangtorayan yang tergabung dalam IkaT-Nus, seperti Ikat, KKT, IKT, Kombongan dan lainnya, juga turut hadir.
Pada moto, kurre sumanga’ buda
Tabe’ tulisan ini not for debated..!
(penulis to Tikala)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan