Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
oleh: Robert Kadang
Yayasan Felix Maria Go (YFMG) terus menunjukkan komitmennya di bidang sosial kemasyarakatan. Belum lama ini, para pengurus YFMG mendatangi Kampung (Kuan) Maumolo di Kelurahan Bansone, Kecamatan Kota Kefamenanu, Timor Tengah Utara. Mereka ingin tahu, kenapa Kuan Maumolo yang dulu dikenal sebagai daerah penghasil sayur, tak lagi sebagai sentra pertanian?
Rupanya air menjadi keluhan warga. Bertahun-tahun mereka didera kekeringan. Sumur dan mata air kering. Upaya sumur bor, juga tak menghasilkan apa-apa. Warga terpaksa harus membeli air, demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sedang lahan pertanian terbengkalai, dan hanya digarap saat musim hujan.
Fransiscus Go yang datang bersama pengurus YFMG lainnya, kepada RakyatNTT.com, Kamis (26/6/2025), mengatakan, pihaknya akan menjadikan Kuan Maumolo sebagai desa binaan Yayasan Felix Maria Go. “Kedatangan kami para pengurus Yayasan Felix Maria Go Saya ke Kuan Maumolo ini, murni kegiatan yayasan. Ada beberapa saudara saya juga datang. Kami akan terus menjaga asa dan semangat Bapak Felix dan Mama Maria Go untuk berbagi kepada sesama. Untuk Maumolo, kita akan upayakan buat sumur bor atau embung-embung. Bisa juga kita buat reservoar baru alirkan ke rumah warga,” ujar Fransiscus Go disambut gembira oleh warga.
Dia menambahkan, Kuan Maumolo dipilih YFMG untuk menjadi desa binaan selama tiga tahun. Dan, untuk menunjang Kampung Maumolo mandiri secara ekonomi seperti sebelumnya, Frans Go akan mendatangkan beberapa mentor di bidang pertanian, untuk melakukan pendampingan. “Masyarakat Kuan Maumolo sangat membutuhkan bantuan. Kita akan jadikan desa kecil ini sebagai desa binaan Yayasan Felix Maria Go. Kita akan bantu melalui program air bersih, bercocok tanam, bantuan bibit, pendampingan pendidikan sekolah dasar dan menengah, serta peoheam kesehatan masyarakat,” sebut Fransiscus Go. (*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan