Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah pendidikan tinggi nasional. Empat program studi unggulan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Undana resmi meraih akreditasi internasional dari FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation), lembaga akreditasi bergengsi asal Jerman.

Tiga program sarjana yang mendapat pengakuan adalah:

  • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
  • Pendidikan Bahasa Inggris

Sementara satu program magister yang juga lolos akreditasi adalah S2 Linguistik.

Pengakuan Global, Bukti Kualitas

Dalam konferensi pers di Aula Rektorat, Rektor Undana Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc. menegaskan bahwa akreditasi ini adalah bukti komitmen Undana untuk menjadikan setiap prodi diakui secara global dan kompetitif dengan standar Eropa.

“Visi kami adalah membawa Undana ke level internasional. Ini langkah konkret menuju cita-cita itu,” ujar Rektor.

Tema besar Undana tahun 2025, “Penguatan Internasionalisasi dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi”, dinilai semakin kuat dengan capaian ini.

Akreditasi Berlaku Lima Tahun

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., menjelaskan bahwa akreditasi FIBAA berlaku selama lima tahun, mulai dari 5 Juni 2025 hingga 4 Juni 2030.

“Akreditasi ini bukan hanya simbol, tapi komitmen kami untuk terus berinovasi dan adaptif terhadap tuntutan global,” tegasnya.

Proses Akreditasi Ketat dan Teliti

Dekan FKIP, Prof. Dr. Drs. Malkisedek Taneo, M.Si., memaparkan bahwa proses dimulai sejak awal 2024 dengan pembentukan Tim Task Force di tiap prodi. Delapan asesor dari FIBAA melakukan kunjungan lapangan pada 21–25 Oktober 2024, memeriksa dokumen dan langsung mengevaluasi implementasi standar mutu.

“Kami langsung tindak lanjuti catatan dari tim asesor. Ini proses panjang yang disiplin dan penuh komitmen,” kata Prof. Taneo.

Dampak Positif: Dari Dana LPDP hingga Kolaborasi Global

Direktur Pascasarjana Undana, Prof. Drs. Tans Feliks, M.Ed., Ph.D., menyebut bahwa akreditasi ini juga meningkatkan kepercayaan pengelolaan Dana LPDP untuk program S2 Linguistik.

Sementara itu, Dr. Ir. Jacob M. Ratu, M.Kes., Kepala LP3M, menegaskan bahwa pihaknya memastikan pemenuhan delapan kriteria FIBAA dalam waktu sembilan bulan melalui monitoring dan evaluasi mutu berkelanjutan.

Lompatan Besar Pendidikan NTT

Dengan pencapaian ini, Undana tidak hanya semakin diakui sebagai kampus unggulan Indonesia Timur, tapi juga membuka pintu kolaborasi internasional bagi mahasiswa dan dosen.

“Ini bukan sekadar prestasi. Ini adalah langkah Undana menuju panggung pendidikan global,” tutup Prof. Maxs. (*/hms/rnc)