So’E, RakyatNTT.ID –  DPRD Timor Tengah Selatan (TTS) memberikan perhatian serius terhadap layanan pemenuhan air bersih yang dihadapi masyarakat empat desa di Kecamatan Kolbano.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD TTS, Yoksan Benu saat diwawancara media ini, Selasa (10/6/2025).

Menurut Yoksan, persoalan yang dihadapi masyarakat yang juga adalah pelanggan Perumda Air Minum, menjadi atensi DPRD. Untuk itu, DPRD segera berkoordinasi dengan pihak Perumda Air TTS dan Pemda hingga ke tingkat kecamatan dan desa, sehingga ada solusi bagi masyarakat di Desa Oele’u, Pana, Nununamat dan Se’i.

“Prinsipnya, apapun permasalahan yang dihadapi masyarakat, lagi sulit, kami di DPRD akan memberikan perhatian khusus agar segera teratasi,” ucapnya.

Yoksan Benu menegaskan, pemenuhan air bersih adalah tanggungjawab pemerintah. Sebagai legislator, dirinya tak mau adanya potret kesulitan air bersih di masyarakat, apalagi empat desa tersebut telah menjadi wilayah layanan Perumda Air Minum TTS.

“Saat reses di Desa Pana tepatnya di Banat, memang ada keluh kesah tentang layanan air bersih,” jelasnya.

Politisi Partai Golkar itu berharap, Pemkab TTS melalui Perumda Air merespon polemik layanan air di empat desa, dan segera memberikan kepastian agar layanan air bisa kembali berjalan normal.

Sebelumnya, diberitakan bahwa sudah dua pekan ini, masyarakat empat desa di Kecamatan Kolbano yakni, Oele’u, Pana, Nununamat dan Se’i mengalami kesulitan air bersih. Imbasnya, masyarakat harus mengambil air dari sumber air baku di sekitar tempat tinggal.

Parahnya lagi, warga harus membeli air dengan harga Rp100.000 untuk 48 buah jerigen atau setara dengan 960 liter yang dijual oleh pengusaha air setempat. (rnc04)