Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Nah memang pertemuan itu kaget saja ribut, terjadi pemukulan memang iya. Kita tidak bisa tipu, Tuhan Allah marah,” ujarnya prihatin.
Sebagai tokoh berpengalaman di legislatif, Anton menyerukan pentingnya menjaga etika dan mengutamakan argumen positif demi kepentingan masyarakat.
“Sebenarnya itu tidak boleh terjadi. Setajam apapun argumentasi kita, harusnya untuk masyarakat, bukan kepentingan pribadi. Kalau sampai terjadi kekerasan, ya serahkan ke hukum,” tandasnya. (rnc04)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan