<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ibu rumah tangga Arsip - RakyatNTT.ID</title>
	<atom:link href="https://www.rakyatntt.id/tag/ibu-rumah-tangga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.rakyatntt.id/tag/ibu-rumah-tangga/</link>
	<description>#SaatnyaRakyatTahu</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Sep 2026 23:48:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.rakyatntt.id/wp-content/uploads/2026/03/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>ibu rumah tangga Arsip - RakyatNTT.ID</title>
	<link>https://www.rakyatntt.id/tag/ibu-rumah-tangga/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Kelurahan Kayu Putih Belajar Olah Sampah Rumah Tangga jadi Kompos Bernilai Ekonomis</title>
		<link>https://www.rakyatntt.id/2026/09/warga-kelurahan-kayu-putih-belajar-olah-sampah-rumah-tangga-jadi-kompos-bernilai-ekonomis/</link>
					<comments>https://www.rakyatntt.id/2026/09/warga-kelurahan-kayu-putih-belajar-olah-sampah-rumah-tangga-jadi-kompos-bernilai-ekonomis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Semy R. Balukh]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 23:48:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kupang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi sirkular]]></category>
		<category><![CDATA[ibu rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[Kayu Putih]]></category>
		<category><![CDATA[kompos]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan bersih]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah organik]]></category>
		<category><![CDATA[Poltekkes Kemenkes Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[sampah bernilai ekonomis]]></category>
		<category><![CDATA[sampah rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[Teman Sampah Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rakyatntt.id/?p=22447</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kupang, RakyatNTT.ID – Upaya mendorong masyarakat mengelola sampah dari tingkat rumah tangga terus dilakukan di Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang. Sampah yang selama ini dianggap sebagai limbah mulai dikenalkan sebagai bahan yang dapat diolah menjadi produk bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis. Memasuki hari kedua pelatihan pengelolaan sampah, antusiasme warga terlihat cukup tinggi. Kegiatan tersebut merupakan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.rakyatntt.id/2026/09/warga-kelurahan-kayu-putih-belajar-olah-sampah-rumah-tangga-jadi-kompos-bernilai-ekonomis/">Warga Kelurahan Kayu Putih Belajar Olah Sampah Rumah Tangga jadi Kompos Bernilai Ekonomis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.rakyatntt.id">RakyatNTT.ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kupang, RakyatNTT.ID –</strong> Upaya mendorong masyarakat mengelola sampah dari tingkat rumah tangga terus dilakukan di Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang.</p>
<p>Sampah yang selama ini dianggap sebagai limbah mulai dikenalkan sebagai bahan yang dapat diolah menjadi produk bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis.</p>
<p>Memasuki hari kedua pelatihan pengelolaan sampah, antusiasme warga terlihat cukup tinggi. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kelurahan Kayu Putih, Poltekkes Kemenkes Kupang dan Teman Sampah Indonesia.</p>
<p>Pelatihan diikuti mayoritas ibu rumah tangga dan kalangan pemuda. Mereka tidak hanya mendapatkan materi mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung cara mengolah sampah organik menjadi kompos.</p>
<p>Dalam praktiknya, warga memanfaatkan sisa makanan yang berasal dari sampah rumah tangga di lingkungan sekitar sebagai bahan utama pembuatan kompos.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan baru di masyarakat agar sampah tidak langsung dibuang, melainkan dipilah dan dimanfaatkan sesuai jenisnya.</p>
<h2>Warga Praktik Langsung Membuat Kompos</h2>
<p>Salah satu pegiat lingkungan sekaligus penggagas Teman Sampah, Cagliari Bunga, turut terlibat dalam persiapan lokasi sekaligus mendampingi proses pengolahan sampah bersama masyarakat.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.rakyatntt.id/2026/09/warga-kelurahan-kayu-putih-belajar-olah-sampah-rumah-tangga-jadi-kompos-bernilai-ekonomis/">Warga Kelurahan Kayu Putih Belajar Olah Sampah Rumah Tangga jadi Kompos Bernilai Ekonomis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.rakyatntt.id">RakyatNTT.ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.rakyatntt.id/2026/09/warga-kelurahan-kayu-putih-belajar-olah-sampah-rumah-tangga-jadi-kompos-bernilai-ekonomis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<enclosure url="https://www.rakyatntt.id/wp-content/uploads/2026/09/ibu-ibu-kayu-putih-scaled.webp" length="428584" type="image/webp" />	</item>
	</channel>
</rss>
