<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hortikultura Arsip - RakyatNTT.ID</title>
	<atom:link href="https://www.rakyatntt.id/tag/hortikultura/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.rakyatntt.id/tag/hortikultura/</link>
	<description>#SaatnyaRakyatTahu</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Oct 2026 05:52:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://www.rakyatntt.id/wp-content/uploads/2026/03/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>hortikultura Arsip - RakyatNTT.ID</title>
	<link>https://www.rakyatntt.id/tag/hortikultura/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Undana Dorong Petani Milenial Oesusu Budidayakan Cacing untuk Pakan Ayam dan Ikan</title>
		<link>https://www.rakyatntt.id/2026/10/undana-dorong-petani-milenial-oesusu-budidayakan-cacing-untuk-pakan-ayam-dan-ikan/</link>
					<comments>https://www.rakyatntt.id/2026/10/undana-dorong-petani-milenial-oesusu-budidayakan-cacing-untuk-pakan-ayam-dan-ikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Semy R. Balukh]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2026 05:49:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Akademika]]></category>
		<category><![CDATA[ayam kub]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya cacing Lumbricus]]></category>
		<category><![CDATA[cabai]]></category>
		<category><![CDATA[cacing tanah]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Peternakan NTT]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi sirkular]]></category>
		<category><![CDATA[hortikultura]]></category>
		<category><![CDATA[ikan lele]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Oesusu]]></category>
		<category><![CDATA[One Village One Product]]></category>
		<category><![CDATA[OVOP]]></category>
		<category><![CDATA[P4S Rumah Tani Sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[pakan alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[pakan ternak]]></category>
		<category><![CDATA[Petani milenial]]></category>
		<category><![CDATA[PkM Undana]]></category>
		<category><![CDATA[Politani Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Takari]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi tepat guna]]></category>
		<category><![CDATA[tomat]]></category>
		<category><![CDATA[Undana]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Cendana]]></category>
		<category><![CDATA[vermikompos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rakyatntt.id/?p=23688</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) mendorong petani milenial di Desa Oesusu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, mengembangkan usaha berbasis ekonomi sirkular melalui budidaya cacing Lumbricus sp. Inovasi tersebut dikembangkan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Undana yang mengintegrasikan budidaya cacing dengan sektor peternakan ayam KUB dan perikanan ikan lele. Program yang berlangsung selama satu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.rakyatntt.id/2026/10/undana-dorong-petani-milenial-oesusu-budidayakan-cacing-untuk-pakan-ayam-dan-ikan/">Undana Dorong Petani Milenial Oesusu Budidayakan Cacing untuk Pakan Ayam dan Ikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.rakyatntt.id">RakyatNTT.ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kupang, RakyatNTT.ID –</strong> Universitas Nusa Cendana (Undana) mendorong petani milenial di Desa Oesusu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, mengembangkan usaha berbasis ekonomi sirkular melalui budidaya cacing Lumbricus sp.</p>
<p>Inovasi tersebut dikembangkan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Undana yang mengintegrasikan budidaya cacing dengan sektor peternakan ayam KUB dan perikanan ikan lele.</p>
<p>Program yang berlangsung selama satu tahun ini mengusung konsep One Village One Product (OVOP) dengan tujuan mendorong lahirnya produk unggulan berbasis potensi lokal sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi petani desa.</p>
<p>Tim PkM Undana diketuai I Kadek Yoga Kertiyasa, S.Pt., M.Pt., bersama anggota Dewi Elfrida Sihombing, M.Si., dan Dr. Tomycho Olviana, S.P., M.M.A.</p>
<p>Program tersebut menyasar Kelompok Tani Sejahtera yang telah berkembang menjadi Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Rumah Tani Sejahtera.</p>
<p>Selain kelompok tani, kegiatan juga melibatkan siswa SMK dan mahasiswa Program Studi Peternakan Undana. Pelaksanaan program diperkuat dengan dukungan pemateri dari Dinas Peternakan Provinsi NTT serta teknisi Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani Kupang).</p>
<p>Rangkaian kegiatan meliputi pembuatan media budidaya, penebaran kokon cacing, penyemaian tanaman hortikultura hingga pengadaan dan uji coba mesin produksi pakan.</p>
<h2>1.800 Kokon Cacing Lumbricus Mulai Dibudidayakan</h2>
<p>Salah satu tahapan utama program adalah membangun sistem budidaya cacing tanah sebagai sumber bahan baku pakan sekaligus penghasil pupuk organik.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.rakyatntt.id/2026/10/undana-dorong-petani-milenial-oesusu-budidayakan-cacing-untuk-pakan-ayam-dan-ikan/">Undana Dorong Petani Milenial Oesusu Budidayakan Cacing untuk Pakan Ayam dan Ikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.rakyatntt.id">RakyatNTT.ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.rakyatntt.id/2026/10/undana-dorong-petani-milenial-oesusu-budidayakan-cacing-untuk-pakan-ayam-dan-ikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<enclosure url="https://www.rakyatntt.id/wp-content/uploads/2026/10/undana-di-takari.webp" length="33858" type="image/webp" />	</item>
		<item>
		<title>Alumni Faperta Undana Sukses Kembangkan Pertanian IoT di Lahan Kering NTT, Omzet Tembus Ratusan Juta</title>
		<link>https://www.rakyatntt.id/2026/07/alumni-faperta-undana-sukses-kembangkan-pertanian-iot-di-lahan-kering-ntt-omzet-tembus-ratusan-juta/</link>
					<comments>https://www.rakyatntt.id/2026/07/alumni-faperta-undana-sukses-kembangkan-pertanian-iot-di-lahan-kering-ntt-omzet-tembus-ratusan-juta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Semy R. Balukh]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 04:43:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Akademika]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Pertanian Undana]]></category>
		<category><![CDATA[Gestianus Sino]]></category>
		<category><![CDATA[GS Organik]]></category>
		<category><![CDATA[hortikultura]]></category>
		<category><![CDATA[IoT pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian lahan kering]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian Organik]]></category>
		<category><![CDATA[smart farming]]></category>
		<category><![CDATA[Undana]]></category>
		<category><![CDATA[zero waste]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rakyatntt.id/?p=19816</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kupang, RakyatNTT.ID – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menunjukkan kualitas lulusannya dalam menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi pembangunan daerah. Salah satunya ditunjukkan oleh Gestianus Sino, S.P., alumni Faperta Undana angkatan 2011, yang sukses mengembangkan pertanian lahan kering berbasis Internet of Things (IoT) melalui unit usaha GS Organik. Di tengah tantangan lahan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.rakyatntt.id/2026/07/alumni-faperta-undana-sukses-kembangkan-pertanian-iot-di-lahan-kering-ntt-omzet-tembus-ratusan-juta/">Alumni Faperta Undana Sukses Kembangkan Pertanian IoT di Lahan Kering NTT, Omzet Tembus Ratusan Juta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.rakyatntt.id">RakyatNTT.ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kupang, RakyatNTT.ID –</strong> Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menunjukkan kualitas lulusannya dalam menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi pembangunan daerah.</p>
<p>Salah satunya ditunjukkan oleh Gestianus Sino, S.P., alumni Faperta Undana angkatan 2011, yang sukses mengembangkan pertanian lahan kering berbasis Internet of Things (IoT) melalui unit usaha GS Organik.</p>
<p>Di tengah tantangan lahan berbatu dan keterbatasan air yang menjadi karakteristik Nusa Tenggara Timur (NTT), Gestianus membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.</p>
<h2>Ubah Lahan Kering Menjadi Pertanian Modern</h2>
<p>Pria yang akrab disapa Gesti mengelola lahan terpadu seluas 4,3 hektare di Kecamatan Kupang Tengah dan Kecamatan Taebenu. Berbekal ilmu yang diperoleh selama kuliah di Undana dan pengalaman studi banding ke Korea Selatan serta Australia, ia mengadopsi sistem pertanian modern berbasis digital.</p>
<p>Melalui teknologi Internet of Things (IoT), sumur bor di lahannya dihubungkan dengan aplikasi telepon pintar sehingga sistem irigasi tetes (drip irrigation) dan sprinkler otomatis dapat dikendalikan secara presisi sesuai kebutuhan tanaman.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.rakyatntt.id/2026/07/alumni-faperta-undana-sukses-kembangkan-pertanian-iot-di-lahan-kering-ntt-omzet-tembus-ratusan-juta/">Alumni Faperta Undana Sukses Kembangkan Pertanian IoT di Lahan Kering NTT, Omzet Tembus Ratusan Juta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.rakyatntt.id">RakyatNTT.ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.rakyatntt.id/2026/07/alumni-faperta-undana-sukses-kembangkan-pertanian-iot-di-lahan-kering-ntt-omzet-tembus-ratusan-juta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<enclosure url="https://www.rakyatntt.id/wp-content/uploads/2026/07/undana-4-scaled.webp" length="57268" type="image/webp" />	</item>
		<item>
		<title>Cetak Regenerasi Petani, Ratusan Pemuda NTT Pelopori Pertanian Modern Berbasis Ekraf dan Cerdas Iklim</title>
		<link>https://www.rakyatntt.id/2026/06/cetak-regenerasi-petani-ratusan-pemuda-ntt-pelopori-pertanian-modern-berbasis-ekraf-dan-cerdas-iklim/</link>
					<comments>https://www.rakyatntt.id/2026/06/cetak-regenerasi-petani-ratusan-pemuda-ntt-pelopori-pertanian-modern-berbasis-ekraf-dan-cerdas-iklim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Semy R. Balukh]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 12:32:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[NTT Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Timor]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[hortikultura]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Timor Tengah Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan pangan NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda NTT pelopori pertanian modern]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian cerdas iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Plan Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rakyatntt.id/?p=18428</guid>

					<description><![CDATA[<p>So&#8217;E, RakyatNTT.ID &#8211; Upaya memperkuat kedaulatan pangan dan pengembangan ekonomi lokal berbasis pertanian berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dikebut melalui kolaborasi lintas daerah. Sebanyak 135 peserta yang terdiri dari 80 petani Flores Timur, 35 petani dampingan Caritas Indonesia, dan 20 petani dampingan Plan Indonesia resmi menyelesaikan rangkaian kunjungan belajar selama dua minggu di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.rakyatntt.id/2026/06/cetak-regenerasi-petani-ratusan-pemuda-ntt-pelopori-pertanian-modern-berbasis-ekraf-dan-cerdas-iklim/">Cetak Regenerasi Petani, Ratusan Pemuda NTT Pelopori Pertanian Modern Berbasis Ekraf dan Cerdas Iklim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.rakyatntt.id">RakyatNTT.ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>So&#8217;E, RakyatNTT.ID &#8211;</strong> Upaya memperkuat kedaulatan pangan dan pengembangan ekonomi lokal berbasis pertanian berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dikebut melalui kolaborasi lintas daerah.</p>
<p>Sebanyak 135 peserta yang terdiri dari 80 petani Flores Timur, 35 petani dampingan Caritas Indonesia, dan 20 petani dampingan Plan Indonesia resmi menyelesaikan rangkaian kunjungan belajar selama dua minggu di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Jumat (19/6/2026).</p>
<p>Kegiatan kolaboratif berskala besar yang melibatkan Plan Indonesia, GIZ, Bappenas, Pemprov NTT, Pemkab Flores Timur, Pemkab TTS, Krisna Foundation, hingga Caritas Indonesia ini ditutup dengan refleksi lapangan di Kelompok Tani Tithetnao, Desa Tubuhue, Kecamatan Amanuban Barat.</p>
<p>Selama kegiatan yang dimulai sejak 8 Juni lalu, para peserta mendalami praktik hortikultura berbasis Good Agricultural Practices (GAP), pertanian cerdas iklim (climate-smart agriculture), serta pendekatan Youth-Led Agri-food (YLAF).</p>
<h2>Bappenas Dukung Regenerasi Petani Muda untuk Pangkas Stunting</h2>
<p>Pemberdayaan kaum muda dalam sektor pertanian ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Pusat.</p>
<p>Manager Pilar Pembangunan Ekonomi Sekretariat Nasional SDG’s Bappenas, Setyo Budiantoro, menegaskan bahwa keterlibatan aktif generasi muda memegang peranan krusial bagi ketahanan pangan jangka panjang.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.rakyatntt.id/2026/06/cetak-regenerasi-petani-ratusan-pemuda-ntt-pelopori-pertanian-modern-berbasis-ekraf-dan-cerdas-iklim/">Cetak Regenerasi Petani, Ratusan Pemuda NTT Pelopori Pertanian Modern Berbasis Ekraf dan Cerdas Iklim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.rakyatntt.id">RakyatNTT.ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.rakyatntt.id/2026/06/cetak-regenerasi-petani-ratusan-pemuda-ntt-pelopori-pertanian-modern-berbasis-ekraf-dan-cerdas-iklim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<enclosure url="https://www.rakyatntt.id/wp-content/uploads/2026/06/kunjungan-belajar-1-scaled.webp" length="55090" type="image/webp" />	</item>
	</channel>
</rss>
