Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Momen mengharukan tersaji setelah laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina. Bintang muda Timnas Spanyol, Lamine Yamal, terlihat menghampiri dan memeluk Lionel Messi yang terduduk lesu usai kekalahan Argentina.
Pertandingan final yang berlangsung dramatis berakhir dengan kemenangan Spanyol 1-0 atas Argentina, sekaligus mengantarkan La Roja meraih gelar juara dunia setelah tampil impresif sepanjang turnamen.
Di sisi lain, kekalahan tersebut menjadi akhir yang pahit bagi Lionel Messi. Meski tampil luar biasa dengan torehan delapan gol dan empat assist di usia 39 tahun, sang kapten gagal membawa Argentina mempertahankan gelar juara dunia.
Momen Haru Yamal dan Messi jadi Sorotan
Sesaat setelah peluit panjang berbunyi, perhatian publik tertuju kepada Messi yang tampak tertunduk di atas lapangan. Melihat idolanya dalam kondisi tersebut, Lamine Yamal langsung menghampiri, membantu Messi berdiri, lalu memeluknya.
Keduanya terlihat berbincang singkat dalam suasana penuh rasa hormat. Momen itu kemudian menjadi viral dan mendapat pujian dari pecinta sepak bola di seluruh dunia.
Lionel Messi Beri Pesan Khusus untuk Lamine Yamal
Dalam wawancara yang dikutip dari Metro, Yamal mengungkap isi percakapannya dengan Lionel Messi usai pertandingan.
Menurut pemain berusia 19 tahun itu, Messi memberikan pesan sederhana tetapi sangat bermakna yang akan selalu diingat sepanjang kariernya.
“Dia adalah pemain terbesar dalam sejarah dan seseorang yang selalu saya kagumi. Setelah pertandingan, saya ingin menunjukkan rasa hormat saya kepadanya,” ujar Yamal.
Yamal mengatakan, Messi memintanya agar terus berkembang dan tetap berjalan di jalur yang telah dibangunnya.
“Dia memberi tahu saya untuk terus mengikuti jalan saya dan bahwa masa depan adalah milik generasi kami. Kata-kata itu nilainya sama berharganya dengan medali emas yang menggantung di leher saya,” ungkap Yamal.
Mimpi yang Menjadi Kenyataan
Bagi Yamal, bisa bertanding melawan Lionel Messi di partai final Piala Dunia sekaligus menerima ucapan langsung dari sang legenda merupakan pengalaman yang tidak pernah dibayangkannya.
Ia mengaku masih sulit mempercayai bahwa dirinya kini menjadi juara dunia setelah menghadapi pemain yang sejak kecil menjadi idolanya.
“Jika seseorang memberi tahu saya beberapa tahun lalu bahwa saya akan berada di sini mengangkat trofi Piala Dunia setelah bertanding melawan Lionel Messi, saya akan menganggap mereka gila,” tuturnya.
Yamal Catat Prestasi Luar Biasa di Usia 19 Tahun
Keberhasilan menjuarai Piala Dunia 2026 semakin mengukuhkan status Lamine Yamal sebagai salah satu talenta terbaik generasi baru sepak bola dunia.
Di usia yang baru menginjak 19 tahun, pemain Barcelona tersebut kini telah mengoleksi dua gelar prestisius bersama Timnas Spanyol, yakni Euro dan Piala Dunia.
Ditambah pesan penuh makna dari Lionel Messi, Yamal diyakini memiliki bekal besar untuk memimpin era baru sepak bola dunia sekaligus melanjutkan estafet kejayaan yang selama ini ditorehkan para legenda. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan